Senin, 23 April 2018
TAKDIR ALLAH PASTI YANG TERBAIK
Saat itu ia sudah menyiapkan bekalnya untuk berangkat ke Bandung, hingga sepatu dan sendal gunung pun tak lupa ia persiapkan.
Waktunya pun tiba, mobil yg harus mengantarkan nya datang. Dan ia pun segera naik.
Di tengah perjalanan, ia melihat ke bawah, tepatnya ke kakinya. Baru tersadar ia ternyata sendal yg ia kenakan adalah sendal karet yg biasa ia kenakan untuk sehari hari dan sudah agak lusuh.
"Ya elah, salah pake sendal lagi"
Keluhnya. Karena perjalanan juga sudah lumayan jauh, ia pun gak minta kembali lagi ke rumah.
3 jam kemudian, sampailah ia di Bandung, tempat kakak nya tinggal.🏡
Dalam hatinya masih memikirkan sendalnya yg salah, sebab kakak nya ini mengajak jalan jalan. Entah itu ke mall ataupun ke tempat rekreasi.🎢
Ketika ia jalan jalan, ya agak gengsi gitu deh. Secara, sendal jelek yg biasa dipake seharian eh malah di bawa ke mall, ke tempat rekreasi, mana pas shalat dititipin ke tempat penitipan sendal lagi. Duh, gengsinya...🙈
Ternyata eh ternyata, di Bandung saat itu sedang sering seringnya turun hujan. ☔
Saat ia keluar dari rumah, ia melihat sendalnya basah.😐
*" Oh.. ternyata ini rencana Allah kenapa saya ditaqdirin pake sendal karet. Sering hujan. Coba kalau pake sepatu atau pake sendal gunung, gak nyaman dipake nya klau basah kaya gini.. "*😮
*Kita punya rencana, Allah pun punya rencana. Yang pasti, rencana Allah adalah yg terbaik.*
Silahkan di share..😊
Semoga bermanfaat 😊
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
MENJEMPUT KEAJAIBAN BERQURBAN
Assalamu’alaikum.. gimana kabarnya hari ini? Saya do’akan, semoga Anda selalu mendapatkan Keajaiban.. Amin Orang kaya berqurban, i...
-
Di hari jum’at ini seperti agenda biasanya, yaitu SHARE YOUR HAPPINESS atau Berbagi Kebahagiaan, yang mana pada pagi hari ini, aku d...
-
** Sebut aja dia itu Miss Dee. Dia ini termasuk Pengacara, alias pengangguran banyak acara. Hehehehe. Suatu hari dia ini ada acara nih...
-
Sebelum baca tulisan ini, bagi yang belum baca artikel sebelumnya, maka baca dulu artikel sebelumnya Dengan kebingungan hatinya, ras...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar